H. Bakri Pimpin Komisi V DPR RI Kunspik ke Jambi, Berikut Titik Lokasi yang Akan di Tinjau;

CekiNews.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) akan mengadakan kunjungan kerja spesifik (kunspik) ke Provinsi Jambi pada tanggal 29 Januari 2026 hari ini, Rombongan dipimpin langsung oleh H. A Bakri HM, SE, anggota DPR RI Dapil Jambi yang telah menjabat selama 4 periode.

Agenda kunjungan meliputi:

- Peninjauan rencana pembangunan jalan tol Jambi-Rengat yang menghubungkan Provinsi Jambi dengan Riau

- Peninjauan pembangunan jembatan Batanghari yang menghubungkan Nes dan Cinto Kenang

- Peninjauan program Sekolah Rakyat di Jambi, dengan total anggaran hampir setengah triliun rupiah

- Peninjauan Universitas Jambi (Unjah) untuk mengecek pembangunan sekolah kedokteran yang sempat terhenti

- Peninjauan pembangunan asrama haji yang juga pernah mengalami penghentian

Harapannya, kunjungan ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dan pendidikan di Jambi. Rombongan terdiri dari:

1. H. A. BAKRI H.M., S.E. (Dapil Jambi)

2. Dra. Hj. YASTI SOEPREDJO MOKOAGOW (Dapil Sulawesi Utara)

3. Dr. EDI PURWANTO, (tautan tidak tersedia) (Dapil Jambi)

4. Ir. SRIYANTO SAPUTRO., M.M. (Dapil Jawa Tengah IV)

5. Drs. SUPRIYANTO (Dapil Jawa Timur VII)

6. H. MORI HANAFI, S.E. (Dapil Nusa Tenggara Barat)

7. H. SYARIEF ABDULLAH ALKADRIE, S.H., M.H. (Dapil Kalimantan Barat)

8. FAUJIA HELGA Br. TAMPUBOLON (Dapil Papua Barat Daya)

Selain anggota DPR RI, juga ada pihak sekretariat Komisi V DPR RI, tenaga ahli, serta perwakilan media yang mengikuti kunjungan.(*) 

0 Komentar

Tewasnya Massa Aksi di Lahan Pertamina, GBRK Semprot Pemprov Jambi: “Cermin Telanjang Matinya Nurani Penguasa!”

JAMBI, — Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK) melontarkan kritik keras nan menohok yang diarahkan langsung kepada jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi pasca-tewasnya salah satu massa aksi, inisal Er (63), warga terdampak sengketa lahan Zona Merah PT Pertamina di Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Ketua GBRK, Rio Jodiansyah, menegaskan bahwa tewasnya massa aksi di Kenali Asam Atas bukan sekadar musibah di lapangan, melainkan cermin telanjang dari matinya nurani serta bobroknya fungsi pelayanan publik di Provinsi Jambi. "Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di atas tanah sengketa yang ia bela mati-matian sejak pagi hari," ujar Rio Jodiansyah. Dugaan serangan jantung akibat kelelahan fisik ekstrem dan tekanan emosional mendalam menghentikan langkah sang veteran perlawanan warga tersebut. Tragedi ini menjadi puncak gunung es dari kebebalan birokrasi di Provinsi Jambi. Bertahun-tahun warga Kenali Asam Atas memperjuangkan hak atas tanah pemukimannya, be...