Konser Riang dan Ceria di Jambi Mulai Dipadati Penonton

Penonton Konser Ruang dan Ceria Padati lapangan bandara lama kota jambi
CekiNews.com - Sejak sore ini, konser Riang dan Ceria yang bertajuk "Lupakan Mantan" mulai dipadati pengunjung. Puluhan penggemar berdatangan untuk membeli dan menukarkan tiket online berupa barcode menjadi gelang (Wistband)

Konser yang digelar di lapangan bandara lama itu menghadirkan deretan musisi ternama diantaranya, Semi Otika, Rony Parulian, DNA x Praz, Barasuara hingga Shella Indrawari yang siap membius penonton dengan suara emasnya. 

Dari pantauan media ini dilapangan, tampak panitia telah menyediakan beberapa stand booth beverage & food dan merchandise serta Mushola.

Dan pasukan pengamanan dari Kepolisian juga sudah mulai memadati area konser.

Untuk diketahui, panitia konser Riang dan Ceria menghimbau kepada seluruh penonton agar mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara seperti larangan membawa senjata api, minuman keras, obat-obatan terlarang, payung, botol minum dan parfum, kamera profesional, dan tripod/tongsis.

Bagi pengunjung yang belum memiliki tiket bisa membeli secara langsung di lokasi acara yang telah disediakan panitia.

Ayo masyarakat Jambi, tunggu apa lagi, jangan lupa datang dan saksikan penyanyi kesayangan anda di Lapangan bandara Lama Jambi, Sabtu (14/02/2026) malam.(*) 

0 Komentar

Tewasnya Massa Aksi di Lahan Pertamina, GBRK Semprot Pemprov Jambi: “Cermin Telanjang Matinya Nurani Penguasa!”

JAMBI, — Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK) melontarkan kritik keras nan menohok yang diarahkan langsung kepada jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi pasca-tewasnya salah satu massa aksi, inisal Er (63), warga terdampak sengketa lahan Zona Merah PT Pertamina di Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Ketua GBRK, Rio Jodiansyah, menegaskan bahwa tewasnya massa aksi di Kenali Asam Atas bukan sekadar musibah di lapangan, melainkan cermin telanjang dari matinya nurani serta bobroknya fungsi pelayanan publik di Provinsi Jambi. "Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di atas tanah sengketa yang ia bela mati-matian sejak pagi hari," ujar Rio Jodiansyah. Dugaan serangan jantung akibat kelelahan fisik ekstrem dan tekanan emosional mendalam menghentikan langkah sang veteran perlawanan warga tersebut. Tragedi ini menjadi puncak gunung es dari kebebalan birokrasi di Provinsi Jambi. Bertahun-tahun warga Kenali Asam Atas memperjuangkan hak atas tanah pemukimannya, be...