KPK Turun Tangan: Gubernur Jambi Al Haris Terancam Hukuman Korupsi Rp100 Miliar

Design Awal Stadion Swarnabhumi
CekiNews.com - KPK merespons laporan dugaan korupsi proyek Stadion Jambi Swarna Bhumi senilai Rp250 miliar yang menyeret nama Gubernur Jambi Al Haris. "Laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan memverifikasi validitas informasi dan data yang disampaikan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Dugaan kerugian negara mencapai Rp100 miliar, membuat publik menanti jawaban dari Al Haris. Laporan dari kelompok masyarakat Amanah Rakyat Indonesia (Amatir) menyebutkan adanya ketidaksesuaian spesifikasi dan perencanaan, termasuk kekurangan struktur tribune penonton dan dugaan pekerjaan fiktif.

"Diperkirakan memunculkan dugaan kerugian negara sampai Rp100 miliar lebih," ujar Ketua Umum AMATIR, Nardo Pasaribu. Apakah Al Haris akan menjawab tuduhan ini? 😔

KPK tidak akan main-main dengan korupsi! Al Haris dan beberapa pejabat lainnya diminta untuk diperiksa. Satu hal yang pasti, kebenaran harus terungkap!(*) 

0 Komentar

Tewasnya Massa Aksi di Lahan Pertamina, GBRK Semprot Pemprov Jambi: “Cermin Telanjang Matinya Nurani Penguasa!”

JAMBI, — Gerakan Bersama Rakyat Kampus (GBRK) melontarkan kritik keras nan menohok yang diarahkan langsung kepada jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi pasca-tewasnya salah satu massa aksi, inisal Er (63), warga terdampak sengketa lahan Zona Merah PT Pertamina di Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Ketua GBRK, Rio Jodiansyah, menegaskan bahwa tewasnya massa aksi di Kenali Asam Atas bukan sekadar musibah di lapangan, melainkan cermin telanjang dari matinya nurani serta bobroknya fungsi pelayanan publik di Provinsi Jambi. "Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di atas tanah sengketa yang ia bela mati-matian sejak pagi hari," ujar Rio Jodiansyah. Dugaan serangan jantung akibat kelelahan fisik ekstrem dan tekanan emosional mendalam menghentikan langkah sang veteran perlawanan warga tersebut. Tragedi ini menjadi puncak gunung es dari kebebalan birokrasi di Provinsi Jambi. Bertahun-tahun warga Kenali Asam Atas memperjuangkan hak atas tanah pemukimannya, be...