KPK Turun Tangan: Gubernur Jambi Al Haris Terancam Hukuman Korupsi Rp100 Miliar

Design Awal Stadion Swarnabhumi
CekiNews.com - KPK merespons laporan dugaan korupsi proyek Stadion Jambi Swarna Bhumi senilai Rp250 miliar yang menyeret nama Gubernur Jambi Al Haris. "Laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan memverifikasi validitas informasi dan data yang disampaikan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Dugaan kerugian negara mencapai Rp100 miliar, membuat publik menanti jawaban dari Al Haris. Laporan dari kelompok masyarakat Amanah Rakyat Indonesia (Amatir) menyebutkan adanya ketidaksesuaian spesifikasi dan perencanaan, termasuk kekurangan struktur tribune penonton dan dugaan pekerjaan fiktif.

"Diperkirakan memunculkan dugaan kerugian negara sampai Rp100 miliar lebih," ujar Ketua Umum AMATIR, Nardo Pasaribu. Apakah Al Haris akan menjawab tuduhan ini? 😔

KPK tidak akan main-main dengan korupsi! Al Haris dan beberapa pejabat lainnya diminta untuk diperiksa. Satu hal yang pasti, kebenaran harus terungkap!(*) 

0 Komentar

DARI PRODUKSI HINGGA TATA KELOLA, PTPN IV REGIONAL 4 JAMBI TERUS MENUNJUKKAN KEMAJUAN

  Cekinews.com - Jakarta, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi terus menunjukkan perkembangan positif seiring dengan proses transformasi perusahaan yang mencakup peningkatan kinerja operasional, penguatan tata kelola, digitalisasi sistem kerja, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan. Sebagai salah satu wilayah operasional penting PTPN IV PalmCo, Regional 4 memiliki cakupan usaha perkebunan yang luas di wilayah Jambi dan Sumatera Barat. Pengelolaan wilayah tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara aspek operasional dan fungsi pendukung agar target perusahaan dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan. Dari sisi operasional, sejumlah unit kerja mencatat capaian yang positif. Salah satunya terlihat dari kinerja Pabrik Sungai Bahar II Group yang mampu melampaui target produksi tahun 2024. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa penguatan koordinasi antara manajemen regional, unit kebun, pabrik d...