Program Merata, Kapal 10 GT Dijadikan 16 GT, Sudirman: DPRD Tanjab Timur harus Bertanggung Jawab

CekiNews.comKetua Markas Cabang Laskar Merah Putih (MACAB-LMP) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sudirman meminta pertanggungjawaban DPRD Tanjab Timur terkait pengadaan kapal 16 GT.

Sudirman mengatakan, perencanaan awal berbeda dengan hasil dilapangan.

"Pengadaan kapal yang awalnya diajukan pemerintah ke DPRD itu 10 GT, tapi yang datang 16 GT, kami menilai disini ada kejanggalan," ujar Sudirman.

Lanjut Sudirman, untuk anggaran kapal 10 GT itu dianggarkan Rp 1,8 Milyar artinya kalau untuk kapal yang berukuran 16 GT tentu menelan anggaran yang lebih besar lagi, pertanyaan kami apakah cukup anggaran 1,8 Milyar untuk ukuran kapal 16 GT? Ataukah ada permainan disini, DPRD wajib melakukan pengawasan.

"Belum lagi anggaran untuk konsultan perencanaannya yang diluar batas yaitu Rp 90 juta, tak masuk dilogika, ini bukan bangun gedung yang perencanaannya harus matang, tapi beli kapal yang sudah jadi," terang Sudirman.

Sudirman menambahkan, untuk diketahui persoalan kapal 16 GT ini viral dikalangan masyarakat Tanjab Timur.

"Kapal 10 GT menjadi 16 GT kini viral di Tanjab Timur, mulai dari pengadaan kapal nya, alat tangkapnya hingga peruntukannya, maka dari itu kami meminta kepada DPRD Tanjab Timur untuk membentuk pansus, mengusut dugaan penyimpangan kapal 16 GT," pungkas Sudirman.(*)

0 Komentar

DARI PRODUKSI HINGGA TATA KELOLA, PTPN IV REGIONAL 4 JAMBI TERUS MENUNJUKKAN KEMAJUAN

  Cekinews.com - Jakarta, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi terus menunjukkan perkembangan positif seiring dengan proses transformasi perusahaan yang mencakup peningkatan kinerja operasional, penguatan tata kelola, digitalisasi sistem kerja, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan. Sebagai salah satu wilayah operasional penting PTPN IV PalmCo, Regional 4 memiliki cakupan usaha perkebunan yang luas di wilayah Jambi dan Sumatera Barat. Pengelolaan wilayah tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara aspek operasional dan fungsi pendukung agar target perusahaan dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan. Dari sisi operasional, sejumlah unit kerja mencatat capaian yang positif. Salah satunya terlihat dari kinerja Pabrik Sungai Bahar II Group yang mampu melampaui target produksi tahun 2024. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa penguatan koordinasi antara manajemen regional, unit kebun, pabrik d...