Ironi ASN Merangin: Menjadi “Penyelamat” di Tengah Ilegalitas Tambang, Profesionalitas Dipertaruhkan

CekiNews.com-Publik Kabupaten Merangin dihebohkan dengan beredarnya rekaman percakapan yang menyeret nama seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AR. Alih-alih menjaga marwah sebagai pelayan publik, AR justru blak-blakan mengaku sering menjadi "penengah" dalam konflik aktivitas Tambang Emas Tanpa Izin (PETI).

Pengakuan ini bukan sekadar bualan warung kopi, melainkan sebuah sinyal merah bagi integritas birokrasi di Merangin.

Dalam rekaman tersebut, AR membantah kepemilikan alat berat di kawasan Air Liki. Namun, pembelaannya justru membuka kotak pandora yang lebih besar. Ia mengklaim sering membantu "menyelesaikan masalah" di lapangan, bahkan mengaku memfasilitasi pertemuan antara aparat penegak hukum (Polres dan Kodim) dengan Kepala Desa setempat.

“Kalau ada masalah di Air Liki, biasanya saya yang bantu selesaikan,” ujar AR dalam rekaman tersebut.

Pernyataan ini memicu kritik pedas. Secara etika dan aturan kepegawaian, dalam kapasitas apa seorang ASN memposisikan dirinya sebagai fasilitator di lingkaran aktivitas ilegal? Jika tujuannya adalah kondusivitas, mengapa yang difasilitasi adalah urusan tambang yang jelas-jelas merusak lingkungan dan melanggar hukum?

AR berkilah bahwa keterlibatannya hanyalah upaya menjaga situasi agar tidak "ribut." Ia bahkan mulai "bernyanyi" dengan menyenggol keterlibatan pihak lain di tingkat desa.

“Ada juga yang bermain di bawah. Saya cuma bantu supaya tidak ribut,” dalihnya.

Sikap AR yang terkesan tahu banyak namun hanya berperan sebagai "pemadam kebakaran" alih-alih melaporkan pelanggaran hukum, menunjukkan adanya **normalisasi terhadap praktik ilegal** di lingkungan birokrasi Merangin.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Merangin dan aparat penegak hukum (APH) masih bungkam. Diamnya pihak berwenang di tengah pengakuan gamblang seorang ASN terkait aktivitas PETI menimbulkan pertanyaan besar:

 Apakah tindakan "fasilitasi" ini dianggap lumrah dalam sistem kerja di Merangin?

 Sejauh mana hubungan antara oknum ASN, aparat, dan pelaku tambang ilegal ini sebenarnya terjalin?


0 Komentar

DARI PRODUKSI HINGGA TATA KELOLA, PTPN IV REGIONAL 4 JAMBI TERUS MENUNJUKKAN KEMAJUAN

  Cekinews.com - Jakarta, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi terus menunjukkan perkembangan positif seiring dengan proses transformasi perusahaan yang mencakup peningkatan kinerja operasional, penguatan tata kelola, digitalisasi sistem kerja, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan. Sebagai salah satu wilayah operasional penting PTPN IV PalmCo, Regional 4 memiliki cakupan usaha perkebunan yang luas di wilayah Jambi dan Sumatera Barat. Pengelolaan wilayah tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara aspek operasional dan fungsi pendukung agar target perusahaan dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan. Dari sisi operasional, sejumlah unit kerja mencatat capaian yang positif. Salah satunya terlihat dari kinerja Pabrik Sungai Bahar II Group yang mampu melampaui target produksi tahun 2024. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa penguatan koordinasi antara manajemen regional, unit kebun, pabrik d...