Program BSPS Bersumber APBN Sasar 5000 Rumah, H. Bakri: Semoga Rumah Tak Layak Huni Berkurang di Jambi

Anggota Komisi V DPR RI Dapil Jambi, H. A Bakri HM, SE
CekiNews.com - Kementerian PKP mempunyai pagu anggaran sebesar Rp 10,895 triliun untuk 2026. Anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan operasional kementerian dan sejumlah program.
‎Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengatakan sebagian besar anggaran diprioritaskan untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Sebanyak 81,69 persen dari anggaran tersebut akan digunakan untuk merenovasi rumah.
‎Ia pun menganggarkan dana sebesar Rp 8,9 triliun untuk BSPS. Rencananya program bedah rumah ini dilakukan untuk 400 ribu unit di seluruh Indonesia pada tahun 2026, dari angka tersebut setidaknya Provinsi Jambi mendapatkan 5000 Rumah. 
‎"Sebesar Rp 8,9 triliun dengan target 400 ribu unit," kata Ara, dikutip dari Detik.com 
‎Dari 5000 rumah masyarakat yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi akan mendapatkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 ini. Biaya pelaksanaan program ini seluruhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebagai hasil perjuangan anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi.
‎ 
‎Ketika dikonfirmasi terkait program ini, H. A Bakri HM, SE – yang merupakan anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Dapil Jambi dan juga dikenal aktif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait infrastruktur dan perumahan – menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Provinsi Jambi.
‎ 
‎“Kami sangat bersyukur bahwa upaya perjuangan untuk memperoleh dukungan APBN untuk program bedah rumah di Jambi ini dapat terealisasi. Dengan adanya bantuan ini, kita bisa memberikan hunian yang lebih layak dan aman bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus berkontribusi dalam mengatasi permasalahan rumah tidak layak huni di provinsi kita,” ujar H. Bakri, Senin (23/02/2026). 
‎ 
‎Sebelumnya, pada tahun 2025, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Jambi telah menjalankan berbagai program bedah rumah dengan skala yang lebih kecil, baik dari anggaran APBD maupun bantuan dari pusat. 
‎Namun, program tahun 2026 ini menjadi yang terbesar dalam skala cakupan dan nilai anggaran, yang diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Jambi.(*) 

0 Komentar

DARI PRODUKSI HINGGA TATA KELOLA, PTPN IV REGIONAL 4 JAMBI TERUS MENUNJUKKAN KEMAJUAN

  Cekinews.com - Jakarta, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi terus menunjukkan perkembangan positif seiring dengan proses transformasi perusahaan yang mencakup peningkatan kinerja operasional, penguatan tata kelola, digitalisasi sistem kerja, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan. Sebagai salah satu wilayah operasional penting PTPN IV PalmCo, Regional 4 memiliki cakupan usaha perkebunan yang luas di wilayah Jambi dan Sumatera Barat. Pengelolaan wilayah tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara aspek operasional dan fungsi pendukung agar target perusahaan dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan. Dari sisi operasional, sejumlah unit kerja mencatat capaian yang positif. Salah satunya terlihat dari kinerja Pabrik Sungai Bahar II Group yang mampu melampaui target produksi tahun 2024. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa penguatan koordinasi antara manajemen regional, unit kebun, pabrik d...